Prestasi, Juara, Sukses

Blog ini berisikan riwayat pribadi penulis, perjalanan kehidupan sejak masa SMA hingga tamat Sarjana elama masa tahun 2010 hinnga 2016Find out more...

Berbagi Pengalaman Seorang Mahasiswa Berprestasi Nasional - Internasional

Setelah lebih dari 4 tahun blog ini terbengkalai, akhirnya saya mendapat inspirasi untuk melanjutkan kembali aktifitas dalam dunia blogging.

Baiklah, sejak awal membuat blog saya tidak pernah memperkenalkan identitas diri, tetapi saat ini akan saya informasikan kepada pembaca agar merasa lebih yakin atas informasi yang saya bagikan.

satu-satunya peraih prestasi dari Indonesia. :D :D :D

Lomba mahasiswa kedokteran Internasional
Groningen City, The Netherlands

Saat ini saya sudah meraih gelar "Bachelor degree in Medical Science" ATAU Sarjana Kedokteran (S.Ked) dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas , bukannya mau pamer, cuma mau kasih tau aja kalau saya sudah selesai kuliah dari 2012-2016, Alhamdulillah tepat waktu. Dan yang membuat saya sedih adalah, sudah bergelar sarjana tapi harus kembali menjadi mahasiswa (praktek sebagai mahasiswa magang di rumah sakit,- dibilangnya sih sudah jadi "dokter muda", yah tapi tetep aja statusnya mahasiswa), red: mahasiswa kedokteran: setelah lulus sarjana selama 3,5 tahun, harus tambah pendidikan profesi 2 tahun, baru dapet gelar "dr." setelah lulus nanti jadi dokter belum bisa praktek mandiri juga loh, wajib internship dulu selama 1 tahun, wkwk akan saya posting deh bagian khusus ini.

Balik lagi ke perkenalan diri, berikut ini adalah draft yang akan saya posting dalam blog ini, satu-per satu akan dibahas dalam beberapa postingan kedepan, semoga saja tidak ada hambatan, :),

NOTES: ini bukan mau pamer ya, diluar sana masih banyak yang jauh lebih banyak prestasinya, saya disini hanya ingin berbagi saja, pengalaman, motivasi, dan informasi juga terkait semua hal yang berhubungan,kalau ada yang mau ditanyakan komen saja, akan saya update terus artikelnya. OK

Prestasi dan Juara saat Kuliah
  • The Best Abstract Award The International Student Congress Of (bio) Medical Sciences (ISCOMS) ke- 22 di Groningen, Belanda
  • Delegasi Universitas Andalas dalam lomba ilmu fisiologi kedokteran internasional (IMSPQ 2015) di University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia tahun 2015
  • Finalis Mahasiswa Berprestasi tingkat Nasional 2015
  • Juara 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat Universitas Andalas 2015
  • Juara 1 Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas Kedokteran Universitas Andalas 2015
  • Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Pertamina tingkat Regional Sumatera Bagian Utara, bidang Biologi pada tahun 2013
  • Juara 3 Olimpiade Sains Nasional Pertamina tingkat Nasional, bidang Biologi, dilaksanakan di Jakarta, tahun 2013
  • Meraih hibah dana penelitian untuk mahasiswa dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, dengan total hibah Rp. 8,755,000 pada tahun 2014
  • Medali Perunggu Olimpiade Nasional MIPA tingkat Nasional, bidang Biologi, dilaksanakan di Semarang, tahun 2014
  • Juara 1 Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional, bidang kedokteran, dilaksanakan di Medan, tahun 2015
  • Juara 3 Lomba Poster Ilmiah Tingkat Nasional, bidang kedokteran, dilaksanakan di Medan, tahun 2015
  • Juara 3 Lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional, bidang kedokteran, dilaksanakan di Padang, tahun 2015
  • Medali Perak Olimpiade Kedokteran Tingkat Regional Sumatera, dilaksanakan di Riau, tahun 2015

Prestasi dan Juara saat SMA

  • Peringkat 1 di kelas dari kelas 10 - 12 tahun 2009-2012
  • Mewakili sekolah dalam lomba pelajaran ekonomi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta tahun 2009
  • Mewakili sekolah dalam lomba pelajaran geografi di IPB, Bogor tahun 2010
  • Mewakili sekolah dalam lomba pelajaran biologi topik "Minyak Atsiri" di IPB, Bogor tahun 2010
  • Mewakili sekolah dalam OSN Biologi Tingkat Kabupaten Bogor 2010
  • Mewakili Kabupaten Bogor dalam OSN Biologi Tingkat Provinsi 2010
  • Mewakili sekolah dalam lomba Biologi Pesta Sains Nasional IPB tahun 2011
  • Mewakili sekolah dalam OSN Biologi Tingkat Kabupaten Bogor 2011
  • Mewakili Kabupaten Bogor dalam OSN Biologi Tingkat Provinsi 2011
  • Mewakili sekolah dalam lomba karya ilmiah Ilmi Komputer Nasional IPB tahun 2011
  • Mewakili sekolah dalam lomba cepat tepat Ilmi Pangan Nasional IPB tahun 2012
  • Mewakili sekolah dalam lomba Biologi Pesta Sains Nasional IPB tahun 2012
  • Lulus ujian tulis SNMPTN 2012 di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas TANPA BIMBEL
  • Juara 2 Olimpiade Sains Kabupaten Bogor (OSK) bidang biologi tahun 2010
  • Juara 1 Olimpiade Sains Kabupaten Bogor (OSK) bidang biologi tahun 2011


Daftarkan dirimu sebagai pengikut blog ini untuk mendapatkan postingan riwayat perjalanan, dari setiap prestasi dan juara yang pernah saya dapatkan, mulai dari awal merencanakan, persiapan, pelaksanaan, hingga hasilnya apa saja yang saya peroleh *uang hadiahnya berapa?HAHa!!

Semoga bisa memberikan manfaat untuk banyak orang. klik ikon sharing dibawah untuk menebarkan inspirasi ini kepada keluarga sahabat karib di facebook, twitter, dll,
Continue Reading

Perjalanan Menjadi Mahasiswa Berprestasi 2015, sesi 1

karya mahasiswa berprestasi indonesia tahun 2015
source: pustakasaga.id

“Dari Mahasiswa Untuk Indonesia Berprestasi” Sebuah karya Kolaborasi Inspirasi Mahasiswa Berprestasi se-Indonesia tentang arti mimpi, cita-cita, dan perjuangan!


notes: artikel ini adalah salinan dari isi buku diatas yang ditulis oleh saya sendiri, semoga dapat memberi inspirasi.


Dari Mahasiswa untuk Indonesia Berprestasi!
by: 
Mawapres Utama
Universitas Andalas

Kesuksesan didapat dengan Tekad yang kuat, sebuah tekad tercipta atas Kemauan yang besar, suatu kemauan muncul dari Pengetahuan, semua pengetahuan diperoleh dari Guru yang baik, diantara guru terbaik adalah Pengalaman”, karena itu saya - akan berbagi pengalaman kepada rekan-rekan, tentang pengalaman kehidupan terutama pengalaman untuk sukses menjadi mahasiswa berprestasi.

Saat ini saya sedang menempuh perjalanan sebagai seorang mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Ya, saya adalah calon seorang dokter, seseorang yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang ketika tubuh mereka menyimpang secara anatomis maupun fisiologis dari yang seharusnya, atau bahasa sederhananya “sakit”. 

Banyak yang beranggapan seorang mahasiswa kedokteran itu identik dengan kutu buku dan ternyata anggapan itu memang benar, tapi tidak berarti mereka tidak punya aktifitas selain belajar. Banyak rekan saya yang aktif di bidang seni seperti bernyanyi dan menari, yang lainnya aktif dalam kegiatan sosial dan peduli lingkungan, saya sendiri lebih senang ikutan kegiatan yang berbau science and research, saya aktif dalam kegiatan organisasi fakultas bernama MRC (Medicalstudent Research Centre) namanya memang organisasi yang aktif di kegiatan ilmiah dan penelitian, tapi kami juga aktif dalam kegiatan yang bersifat pengabdian sosial dan lingkungan.

Bercerita kuliah di FK Unand – di Nagari Minangabau, Kota Padang, sudah tiga tahun sejak pertama kali saya naik pesawat terbang dan mendarat di kota ini pada pertengahan 2012. Saya seorang perantau yang berdarah sunda, berasal dari Kabupaten Bogor, menempuh jarak sekitar 1299 KM untuk menuntut ilmu dan akhirnya menjadi orang, orang yang bermanfaat untuk sesama pastinya. Berbicara tentang bagaimana saya menuntut ilmu ini ada pengalaman yang menarik untuk diceritakan. Saya awali dari SMP Negeri 1 Jasinga, berjarak 5 KM dari rumah saya tinggal dan saat itu hanya saya sendiri sebagai alumni SDN Curug IV – yang melanjtukan sekolah di SMP 1. Kemudian saya melanjutkan ke SMAN 1 Leuwiliang, jaraknya 30 KM dari rumah, setiap hari saya habiskan 2 jam hanya untuk duduk di angkutan umum selama 3 tahun!. Dan kini saya menuntut ilmu menyebrang lautan dan hanya bisa menikmati kenyamanan rumah bersama keluarga tiap satu semester.

Saya termasuk orang yang beruntung dapat mengenyam pendidikan sampai tahap ini, karena saya bukan dari kalangan keluarga yang memiliki tingkat pendidikan tinggi, saya juga berasal dari lingkungan perkampungan yang dapat dikatakan belum ada kecuali satu atau dua orang yang berhasil mengenyam pendidikan sampai kuliah di perguruan tinggi. Tidak ada panutan, teladan, inspirasi, dan motivasi yang jelas untuk menjadikan saya mencapai smua ini kecuali dukungan dari keluarga, guru dan teman-teman. 

Sebenarnya saya hanya memiliki cita-cita sejak kecil untuk menjadi orang yang bermanfaat, dapat membantu sesama, mampu membangun negeri, tentunya menegakkan syiar agama islam dan meninggikan martabat bangsa. Jalan menjadi seorang dokter inilah yang saat ini saya tempuh untuk mencapai cita-cita tersebut.

Baiklah sekarang saya paparkan lebih jelas maksud quotes yang ditulis di paragraf pertama. Kesuksesan atau keberhasilan dalam mencapai sesuatu adalah impian yang harus dapat diwujudkan menjadi kenyataan, agar lebih mudah kita ambil contoh yang sudah saya alami “Menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional”. 

Untuk mencapainya maka harus dibulatkan dengan tekad yang kuat, saya memiliki definisi tekad disini adalah adanya keyakinan dalam diri yang memprediksikan bahwa diri kita akan menjadi seperti itu, kita harus meyakini bahwa impian kita akan menjadi nyata. 

Hal ini karena sesungguhnya ................ bersambung....

keyword: Mahasiswa berprestasi, shairng pengalaman menjadi mahasiswa berprestasi nasional, tips menjadi mahasiswa berprestasi nasional



Semoga bisa memberikan manfaat untuk banyak orang. klik ikon sharing dibawah untuk menebarkan inspirasi ini kepada keluarga sahabat karib di facebook, twitter, dll,
Continue Reading

Lomba Ilmu Fisiologi Kedokteran Internasional 2015

Dalam postingan ini sata akan menceritakan perjalanan mengikuti

13th Inter-Medical School Physiology Quiz

Di University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia

wait my story...... to be continued


Continue Reading

Kongres Mahasiswa Kedokteran Internasional 2015

Foto saat menerima penghargaan di Belanda
source: liputan sumbarsatu.com

Postingan ini akan mengkisahkan perjalanan seorang anak desa yang akhirnya bisa menjelajah eropa, :D
Continue Reading

Finalis Mahasiswa Berprestasi Nasional

Foto Finalis Mahasiswa Berprestasi Tingkat Nasional, Malang - Juli - 2016
source: dikti (saya yang mana coba?


Penulis akan berbagi tips dan trik untuk mencapai keberhasilan menjadi mahasiswa berprestasi, selain dari hal-hal diatas tentunya diperlukan wawasan secara teknis untuk mewujudkannya dan berikut adalah yang pernah dilakukan penulis. 

Mengenai persyaratan mengikuti seleksi mawapres dapat dilihat di buku panduan. Yang perlu ditekankan disini adalah ada perbedaan di tiap-tiap fakultas dan universitas walaupun prinsipnya sama dengan tahap nasional, sehingga lebih baik perlu dicari informasinya kepada senior masing-masing yang sudah mengikuti seleksi mawapres. Prinsip utama seleksi mawapres sebenarnya ada 3, yaitu karya tulis ilmiah, prestasi, dan bahasa inggris.

Persiapan untuk dapat menjadi mawapres tingkat universitas bahkan nasional, membutuhkan waktu yang tidak sedikit, menurut saya persiapan yang dibutuhkan sekurang-kurangnya adalah satu tahun. Hal ini terutama untuk meraih prestasi unggulan yang akan dijadikan penilaian utama, prestasi unggulan ini juga tidak mudah didapatkannya, karena tidak sembarang prestasi yang dapat dijadikan penilaian. 

Bagaimana kriteria prestasi unggulan yang dinilai ini juga tercantum dalam buku panduan dan mungkin akan ada sedikit perubahan tiap tahunnya. Tapi intinya jika ingin meraih poin tinggi, ikutilah ajang kompetisi yang satu rumpun ilmu dengan jurusan kuliah dan upayakan untuk menjadi juara atau meraih gelar penghargaan tertentu. Selain itu juga perbanyak mengikuti kegiatan yang memiliki skala internasional, karena prestasi yang dinilai adalah minimal di tingkat propinsi.

Meraih berbagai prestasi unggulan akan lebih baik lagi jika banyak mengikuti kompetisi dalam bidang karya ilmiah sehingga akan mengasah kemampuan menulis. Hal ini karena poin penilaian dalam pemilihan mahasiswa berprestasi adalah dari gagasan karya ilmiah yang diajukan. Selain itu ide yang diajukan sangat disarankan bersifat kreatif dan apliatif, serta memiliki manfaat yang luas di masyarakat. Ajukanlah gagasan karya ilmiah yang dapat menjadi identitas, inovatif, dan mampu menarik perhatian setiap orang terutama dewan juri. 

Penulisan karya ilmiah yang baik tentunya membutuhkan dukungan dan bimbingan dari dosen, karena itu jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan setiap dosen yang memiliki keahlian dalam topik karya ilmiah yang sedang dibuat.

Kemampuan bahasa inggris tidak ketinggalan pentingnya untuk terus ditingkatkan, dalam bidang ini sebenarnya saya juga tidak memiliki banyak hal yang ingin dibagikan, tapi triknya adalah dengan adanya prestasi di tingkat internasional seperti menjadi speaker atau penyaji karya tentunya yang menggunakan bahasa inggris ini dapat menambah poin penilaian walaupun tidak secara langsung. Tentunya kegiatan internasional juga dapat melatih kemampuan komunikasi dalam bahasa inggris ataupun bahasa asing lainnya.

Proses seleksi mahasiswa berprestasi bertahap mulai dari paling awal yaitu tingkat fakultas, namun banyak juga yang memulainya dari tingkat jurusan. Di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas langsung diseleksi untuk tingkat fakultas, untuk universitas lain mungkin memiliki mekanisme yang sedikit berbeda. 

Hal penting yang ingin saya bagikan untuk tahap fakultas dan universitas adalah tunjukkan bahwa kita memang yang paling pantas dan kompeten untuk mewakili fakultas dan universitas ke tingkat nasional. Yakinkan hal tersebut melalui prestasi-prestasi yang sudah diraih, penampilan karya ilmiah secara optimal, diiringi kemampuan komunikasi bahasa asing yang mumpuni.


Menjadi mahasiswa berprestasi bukanlah untuk menunjukkan kesombongan akan prestasi yang kita miliki, tapi merupakan ajang untuk memperbaiki kualitas diri, bukan ingin selalu melebihi orang lain, tapi semata untuk menjadi diri sendiri yang lebih baik dari sebelumnya. 

Karena orang yang paling beruntung adalah orang yang selalu menjadi lebih baik setiap harinya.


Semoga bisa memberikan manfaat untuk banyak orang. klik ikon sharing dibawah untuk menebarkan inspirasi ini kepada keluarga sahabat karib di facebook, twitter, dll,

Baca artike lainnya disini
Continue Reading